Bisnis Rental Mobil: Cemerlang atau Suram?

Apakah anda pernah mendengar kata “Rental Mobil” ? paling tidak pernah anda bayangkan seperti apa bisnis tersebut. Sebagian orang memang selalu berkendara kemanapun perginya. Baik menggunakan kendaraan roda dua, ataupun roda empat pada umumnya. Namun masyarakat pada era digital 4.0 ini, untuk menggunakan kendaraan umum yang bukan pribadinya sudah menggunakan jasa taxi online atau ojek online seperti Gojek-Go-car atau Grabbike dan Grab car. Bahkan kendaaran umum saat ini sudah lebih canggih berkat adanya Mass Rapid Transit (MRT). Hanya dengan 20 Menit bisa menjangkau belasan kilometer yang tadinya bisa ditempuh dalam 1 jam lebih.

Dahulu kala, bisnis rental mobil sangatlah menjanjikan untuk sekedar dijadikan bisnis perorangan. Bahkan jika berbicara bisnis secara kelompok, bisnis rental mobil ini sudah menjadi primadona bagi para pecinta otomotif untuk menyewakan kendaraan utama nya kepada pada calon pelanggan. Sebelum ada taxi online pun, jasa rental mobil selalu menjadi andalan para masyarakat yang enggan memakai jasa umum (sebelum adanya taxi online). Karena mungkin jika dilihat dari perhitungan seperti nilai ongkos, lalu kecepatan akses, sudah sangatlah niscaya bisnis jasa rental mobil menjadi terdepan pada bidangnya.

Namun sekarang-sekarang ini apa yang terjadi ? apakah masih ada yang memakai jasa rental mobil? Maka dari itu saya berniat untuk mengupas bagaimana Bisnis rental mobil kedepan, Cemerlang atau suramkah.

(-) Terlekang oleh Jaman

Memang setiap bisnis apapun pasti ada pasang surutnya. Seperti jika anda menjual minuman dengan jenis minuman esmilo, pada saat kemarin memang menjadi primadona, tapi saat ini minuman tersebut sudah tidak laku lagi dikalangan anak-anak muda. Malah yang banyak muncul adalah minuman bejenis thai tea. Di setiap sudut saja, pasti ada minuman tersebut. Sama seperti nasib bisnis ini, sudah waktu terlekang oleh teknologi yang menjadikan bisnis jasa ini tenggelam oleh waktunya sendiri.

(-) Karena Teknologi, jadi tidak Efisien

https://pixabay.com/get/55e1d0444e50aa14f1dc8460825668204022dfe055547548752d7edd/trace-3157426_640.jpg

Ya, Teknologi digital 4.0 Memaksa kebutuhan yang sifatnya konsumtif menjadi harus lebih cepat dan mudah untuk di akses. Dengan adanya sistem pemesanan kendaraan online maka peluang jasa Rental Mobil menjadi terpinggirkan. Perlu adanya usaha besar agar jasa bisnis rental mobil ini menjadi rekanan jasa kendaraan online. Salah satunya unit kendaraan diubah fungsi menjadi kendaraan taxi online. Sudah banyak jasa rental mobil yang banting stir seperti kasus tersebut.

(+) Soal Pemakaian dan Jarak, Rental Mobil lah Pemenangnya

Jika berbicara hal ini, sudah pasti rental mobil masih menjadi jawara. Dengan biaya sewa per hari untuk wilayah jabodetabek masih dikenakan sekitar Rp.400.000 (lepas kunci) jika dengan driver sekitar (550.000-600.000an) ditambah dengan tol dan bensin anda yang menanggung. Itu dalam sehari anda bisa pergi kemanapun kalian mau selama 24 jam. Nah bagaimana dengan taxi online? sudah pasti akan lebih mahal. Dengan jarak sekitar 10 km saja sudah dikenakan sekitar Rp. 30.000 ripuah. Jika anda ingin pergi sejauh 100 km sudah sekitar Rp.300.000 belum lagi jika pulang pergi bisa Rp. 600.000. Itupun ga sampai seharian. Jika seharian anda hobi pergi sana sini dengan taxi online, sudah pasti kantong kalian akan jebol dengan cepat.

(-) Unsur Kenyamanan

Masalah kenyamanan menjadi prioritas utama bagi pelayanan berkendara. Apalagi seorang penumpang yang mengerti dan memahami tipikal berkendara yang baik. Sudah pasti baik rent car ataupun taxi online atau jenis kendaraan umum yang memiliki standar kenyamana menjadi patokan utama bagi penumpang. Jika dilihat dari tipikal penumpang, berkendara sendiri masih menjadi momok utama dibanding menjadi penumpang di taxi online atau kendaraan massa umum macam MRT, LRT dan Bis umum. Akan tetapi tergantung dari Driver (Supir) itu sendiri. apakah sudah berpengalaman membawa kendaraan tersebut atau belum berpengalaman? maka dari itu disini saya berpendapat bahwa sebagai penumpang adalah kenyamanan utama dibanding mengendari kendaraan pribadi.

Baca juga: Tips Berbisnis Usaha Kontrakan yang Sukses bagi Pemula

Kesimpulan

Dari empat komponen diatas, analisis saya memang sudah terlihat 3 berbanding 1.

Unsur(-)(+)
Zamanv
Teknologiv
Jarakv
Nyamanv

Yaitu 3 hasilnya negatif dan 1 positif yang mengartikan bahwa bisnis tersebut saat ini sudah tidak lagi menjadi perhatian bagi masyarakat baik dari segmen umum maupun pribadi. Maka dari itu bagi para pengusaha rental mobil ataupun calon pengusaha rental mobil silahkan untuk mengkalkulasi ulang budjet/modal untuk dialokiasikan keb bisnis tersebut. Sesuai analisa diatas bisa dijadikan perhatian ya sebelum anda memulai bisnis usaha tersebut.

You May Also Like

About the Author: duniacm

Leave a Reply

Your email address will not be published.