Cek Kualitas Penelitian Dosen di Sinta Ristekdikti

Kualitas Dosen di Indonesia memang berbagai macam kualitasnya. Jika dilihat dari faktor penentu satu komponen belum dapat dijadikan patokan apakah dosen tersebut memiliki kualitas yang baik atau tidak. Kualitas pribadi seorang dosen memang banyak di tentukan oleh beberapa faktor. Dimulai dari Pengajarannya, Penelitiannya dan Pengabdian kepada masyarakat atau ketiga hal tersebut dikenal dengan tri dharma perguruan tinggi.

Pada 30 Januari 2017, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Mohamad Nasir meluncukan website khusus bernama SINTA (Science and Technology Index). Diluncurkannya sinta adalah untuk mendata publikasi dan sitasi nasional serta internasional dari para dosen, peneliti yang berada di Indonesia sehingga dapat dipetakan kepakaran, dan dilakukan pemeringkatan kinerja penulis, institusi dan jurnal terbaik di Indonesia.

Kemudian banyak cara mencari dosen yang ingin kita ketahui tingkat kualitas penelitiannya. Dari publikasi dan sitasinya. Berikut langkah-langkahnya.

Buka Website sinta.ristekdikti.go.id

head
Tampilan homepage sinta2.ristekdikti.go.id

Langkah pertama adalah anda harus membuka website SINTA yakni di alamat sinta.ristekdikti.go.id.

Cari Dosen yang akan dilihat kualitas penelitiannya

search
kolom search

Sebagai contoh disini saya mencari dengan keyword “agus”. Kenapa agus? karena nama agus di Indonesia sangat banyak, dan pasti salah satu seorang dosen namanya akan ada yang nama bapak “agus”.

agus
Hasil search

Setelah hasil keluar, saya mencoba memilih nama dosen yang akan saya lihat kualitas performansi penelitiannya. Maka saya memilih nama yang paling bawah yaitu “IDA BAGUS GAGA PRATAMA”

overview
overview dosen ida bagus gaga pratama

Jika sudah di klik, maka kalian akan melihat oveview keseluruhan dari penelitian bapak ida bagus. Disana akan terlihat jumlah dokumen penelitian yang terindeks scopus. Kemudian juga penelitian yang terindeks google scholar dan web of science. Jumlah dokumen juga bisa dilihat dari tahun pertama dosen tersebut menulis. Hingga banyak sitasi pertahun yang didapatkan oleh jurnal si dosen tersebut.

score
jumlah penelitian

Jika kita tarik scroll lagi ke bawah maka anda akan melihat banyaknya jumlah penelitian yang dihasilkan berdasarkan indeks scopus, google scholar, dan web of science. Pada contoh tersebut, bapak Ida Bagus telat mempublikasikan penelitian karya ilmiah sebanyak 3 penelitian terindeks scopus dan 68 penelitian yang terindeks google scholar.

Kesimpulan

Dengan adanya sistem SINTA ini memungkinkan para calon peneliti, ataupun para peneliti dapat memotivasi dirinya masing-masing untuk terus melakukan penelitian. Apalagi dari Kementerian Ristekdikti mematok jurnal karya ilmiah / jurnal terindeks dari scopus, google scholar dan web of science. Penelitian yang berkualitas juga selain akan memberikan dampak positif ke dosen tapi juga akan berdampak positif lebih ke Perguruan Tinggi ditempat bernaung dosen tersebut.

Baca juga: Manfaat Kuliah di Jurusan Teknik Informatika

You May Also Like

About the Author: duniacm

Leave a Reply

Your email address will not be published.