Makna Berkurban di Hari Raya Idul Adha Bagi Umat Muslim & Makna Idul Adha Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Duniacm.com – Makna berkurban di hari raya Idul Adha Bagi Umat Muslim & Makna idul adha dalam kehidupan sehari-hari menjadi bentuk Amalan yang memiliki banyak keutamaan dan hikmah.

Berqurban merupakan salah satu amalan paling dianjurkan yang di laksananakan pada perayaan Idul Adha yang hukumnya adalah sunnah muakkad. Hal itu didasarkan pada firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al Quran, Surah Al Kautsar ayat 2.

Karena qurban merupakan salah satu amalan yang paling dianjuran pada perayaan Idul Adha, Lantas Apa makna kurban bagi umat muslim?

Apa makna kurban bagi umat muslim?

Baca Juga : Muslim Pro | Aplikasi Al-Quran Terbaik

  1. Sebagai bukti ketakwaan sebagai umat muslim kepada Allah SWT

qurban adalah bukti ketaqwaan seorang muslim kepada Allah SWT. Amalan tersebut akan mendapatkan ridha Allah jika dilakukan dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan. Hal itu bahkan telah dijelaskan di dalam Al Quran melalui Surah Al Hajj ayat 37 yang berbunyi:

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِن يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنكُمْ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ

Artinya:
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS:Al Hajj:37)

  1. Bentuk Sosial Sesama Umat Manuaia

Qurban adalah bentuk sosial sesama umat manusia khususnya umat muslim. Berbeda dengan seperti puasa yang aspek hubungannya langsung dari individu kepada Allah (hablumminallah), qurban merupakan amalan yang juga mengandung aspek sosial hubungan antar sesama manusia (hablumminannas).

Merayakan Idul Adha dengan berkurban juga menjadi sarana meningkatkan empati dan solidaritas sesama umat islam. Hal itu diwujudkan dengan aksi dibagikannya daging kurban secara merata kepada kaum muslim.

Hadits dari Ali bin Abi Thalib,

وَعَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ: { أَمَرَنِي النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَنَّ أَقْوَمَ عَلَى بُدْنِهِ, وَأَنْ أُقَسِّمَ لُحُومَهَا وَجُلُودَهَا وَجِلالَهَا عَلَى الْمَسَاكِينِ, وَلا أُعْطِيَ فِي جِزَارَتِهَا مِنْهَا شَيْئاً } مُتَّفَقٌ عَلَيْه ِ

”Rasulullah memerintahkan kepadaku untuk mengurusi hewan kurbannya, membagi-bagikan dagingnya, kulit dan pakaiannya kepada orang-orang miskin, dan aku tidak diperbolehkan memberi sesuatu apapun dari hewan kurban (sebagai upah) kepada penyembelihnya.”

Qurban merupakan bentuk meneladani Nabi Ibrahim dan Ismail. Terutama mengenai kisah keikhlasannya dalam menjalankan perintah Allah. Dalam prakteknya, memperkukuh empati, kesadaran diri, ibadah ini juga erat kaitannya dengan pengendalian dan pengelolaan diri yang merupakan cikal bakal akhlak terpuji seorang muslim.

Sehingga dengan berkurban, makna idul adha dalam kehidupan sehari-hari dapat di wujudkan dengan bentuk amaalan seperti berinfak, bersedakah, dan amalan-amalan lainnya.

Makna Idul Adha Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Hari Raya Iduladha dimaknai sebagai konteks untuk taat kepada orang tua dalam berbagai hal selama tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada, sehingga ada makna solidaritas dan persaudaran yang ditumbuh kembangkan didalamnya. Misalnya, membantu dengan ikhlas, menyayangi orangtua, menghormati orangtua, makna berkurban di hari raya idul adha dan lainnya.

Makna Iduladha dalam kehidupan sehari-hari, yaitu meningkatkan takwa. Pengertian takwa berhubungan dengan ketaatan manusia dengan sang pencipta-Nya dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Tingkat ketakwaan seseorang bisa dilihat melalui kepeduliannya terhadap sesama. Menghormati orang tua Iduladha menjadi sebuah peristiwa untuk memaknai bagaimana Nabi Ismail patuh dan mendengarkan setiap perkataan Nabi Ibrahim selaku orangtuanya.

Sehingga setiap individu bisa merasakan kebahagiaan yang sama, karena saling berbagi. Harapannya, hal ini bisa dilakukan setiap saat, tanpa harus menunggu mperistiwa Hari Raya Iduladha.

Baca Juga: Kampus-Kampus Murah Berkualitas di DKI Jakarta

Menjalin silaturahmi dengan orang sekitar Hari Raya Iduladha dimaknai sebagai momen untuk menjalin silaturahmi dengan orang sekitar, sehingga dapat saling kenal dan memperearat persatuan dan kesatuan umat Islam secara global.

Makna Hari Raya Iduladha dalam kehidupan sehari-hari ini dapat dilihat dari cerita pengorbanan luar biasa dari Nabi Ibrahim dengan putra semata wayang yang ditunggu-tunggunya dalam waktu lama.

Karena ketaatan yang luar biasa dari nabi Ibrahim sehingga anakpun siap dia korabankan semata mengharap ridho dan ketakwaannya kepada Allah SWT semata. Meskipun pada akhirnya Nabi Ismail digantikan oleh seekor kambing oleh Allah SWT.

ibadah kurban sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh orang yang memiliki harta berkecukupan atau lebih. Karena untuk membagikan serta membersihkan harta yang kita miliki itu dengan menyisihkan dan menkurbankan harata kita untuk dapat dinikmati semua umat Islam yang ada disekitar kita.

ucapan idul adha 2022 dapat di sampaikan dengan ucapan Selamat Hari Raya Iduladha, semoga kita selalu bertaqwa dan selalu bermanfaat dan juga rela mengobankan sebagian harta untuk dinikmati sesame manusia terutama sebagai umat muslim.

You May Also Like

About the Author: Saeful

Leave a Reply

Your email address will not be published.