Reksadana Terbaik Dalam Aplikasi Bibit Pada Tahun 2022

Duniacm.comReksadana Terbaik Dalam Aplikasi Bibit Pada Tahun 2022 – Reksa dana saham benar-benar dalam fase terburuk mereka dalam beberapa tahun terakhir. Terbukti, rata-rata kinerja reksa dana saham lebih rendah dibandingkan jenis reksa dana lainnya tahun ini.

Sebagai gambaran, Indeks Dana Ekuitas Infovesta, yang menggambarkan kinerja reksa dana saham dalam 6 bulan terakhir, turun 6,5 persen. Pada saat yang sama, Dana Campuran termasuk dalam indeks dana berimbang infovesta dikoreksi oleh hanya 1,5 persen.

Penurunan reksadana berbasis saham ini sejalan dengan kinerja Indeks acuan seperti Indeks LQ45 yang turun tajam 10,5 persen dalam 6 bulan terakhir hingga 27 Agustus 2021. Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) sendiri turun 3,2 persen.

Di sisi lain, reksa dana pendapatan tetap yang digambarkan dalam Indeks Dana Pendapatan Tetap Infovesta mencetak kinerja positif sebesar 3,5 persen.

Kinerja reksa dana berbasis obligasi sejalan dengan kinerja obligasi pemerintah yang tercatat dalam pergerakan IGBI (Infovesta Government Bond Index) yang naik 4,2 persen. Obligasi korporasi yang dijelaskan dalam ICBI naik 2,7 persen dalam 6 bulan terakhir.

Letoynya kinerja saham reksa dana juga dapat dilihat di salah satu agen penjual reksa dana (APERD) PT Bibit bersama atau Bibit.

Terlihat, hanya 3 dari 35 produk reksa dana di Bibit yang mencetak kinerja positif sepanjang tahun ini alias year to date.

Beruntung jika Anda memegang Trim Kapital Plus, Trim Kapital, dan Eastspring Investments Value Discovery Class A. Karena hanya ketiga reksadana ini selama periode tahun kalender 2021 yang memberikan imbal hasil positif.

Namun, tentu saja, kinerja masa lalu tidak menjamin pengembalian yang sama di masa depan. Jadi Anda harus lebih jeli dalam menilai reksa dana tidak hanya dari kinerja masa lalu mereka.

Kinerja reksa dana saham di Bibit per 28/8/2021

Reksa dana

1D

1M

3M

YTD

1Y

3Y

5Y

Trim Kapital Plus

-0.41%

-1.39%

4.86%

8.47%

21.44%

-1.53%

13.52%

Cut Capital

-0.43%

-1.42%

4.46%

5.76%

17.33%

-8.64%

7.40%

Eastspring Investments Penemuan Nilai…

-0.51%

-4.95%

0.58%

2.85%

17.33%

-0.68%

8.07%

Tram Infrastructure Plus

-0.58%

-2.20%

-1.96%

-1.23%

11.71%

-18.33%

-6.87%

Saham Simas Unggulan

-1.31%

0.92%

1.00%

-1.70%

0.46%

-38.79%

-14.48%

Dana Saham Kelas A Manulife

-0.35%

-0.85%

4.82%

-2.04%

11.96%

-10.48%

-10.54%

Dana Khusus Schroder

-0.34%

-4.07%

-3.45%

-3.10%

14.02%

-3.33%

-11.43%

Sucorinvest Maxi Fund

-1.04%

-2.54%

-5.34%

-4.05%

25.62%

9.20%

68.62%

Konsumsi Trem Plus Kelas A

-0.45%

-2.06%

-2.38%

-4.64%

6.70%

-8.70%

2.63%

Schroder 90 Plus Dana Ekuitas

-0.26%

-1.89%

-1.78%

-4.75%

2.41%

-13.27%

-12.04%

Meski begitu, jika dihitung dalam kisaran 1 tahun ke belakang, mayoritas reksa dana di Bibit masih memberikan imbal hasil yang positif.

Mari kita bahas satu per satu dari tiga reksa dana saham di Bibit yang memberikan keuntungan YTD.

  1. Trim Kapital Plus
    CAGR 1Y +21,44%
    Penarikan 1Y -11.23%
    Rasio Biaya 6.21%
    Total AUM Rp76. 45 milyar
    Tingkat Risiko Yang Tinggi
    Reksa dana besutan Trimegah Asset Management ini merupakan yang terbaik dalam hal kinerja investasi YTD di kelas reksa dana saham Bibit.

Trimegah AM adalah perusahaan yang dibentuk sebagai bagian dari pemisahan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi PT Trimegah Securities Tbk.

Trim Kapital Plus adalah salah satu dari sekitar 95 produk reksa dana yang dirilis oleh Trimegah AM. Reksa dana ini dapat dibeli di Bibit dengan minimum pembelian Rp100.000 dan bebas biaya pembelian dan penjualan.

Adaun yang bertindak sebagai bank kustodian saat ini adalah CIMB NIAGA. Namun, dalam pengumuman perusahaan Juni lalu. Trimegah AM berencana untuk mengubah bank kustodian untuk reksa dana Trim Kapital plus dan dua reksa dana lainnya dari CIMB Niaga ke Deutsche Bank A. G., Cabang Jakarta.

Kinera Trim Kapital Plus terlihat naik secara konsisten dalam 1 tahun terakhir. Hal ini didukung oleh kinerja saham-saham utama yang dipilih.
Dalam Top holding list, atau 10 saham terbesar yang dimiliki Trim Kapital Plus, saham ARTO terlihat paling menonjol dengan kenaikan harga sebesar 341,51 persen ytd dan 611,79 persen dalam 1 tahun terakhir.

Saham lain yang memiliki kinerja bagus dan masuk dalam daftar 10 grip reksa dana terbesar adalah AGRO, FREN, TBIG, BFIN, dan EMTK.

Saham yang YTD raih kinerja negatif adalah BBRI, TLKM, dan BBCA.

Daftar Holding Teratas
Holding Teratas 9 Agustus 2021

1 tahun

ytd (27/8/2021)

FREN Smartfren Telecom Tbk

39,17%

78,93%

AGRO Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk

484,21%

117,65%

EMTK Elang Mahkota Teknologi Tbk

285,32%

36,36%

ARTO PT Bank Jago Tbk

611,79%

341,51%

TOWR Sarana Menara Nusantara Tbk

25,60%

34,02%

TBIG PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

123,75%

70,26%

BFIN BFI Finance Indonesia Tbk

160,98%

73,98%

BBRI PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

9,40%

-10,90%

TLKM PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

16,08%

-4,87%

BBCA PT Bank Central Asia Tbk.

3,75%

-4,75%

Sumber data kinerja: Google Finance

Meskipun kinerja terbaik di ytd, tingkat biaya pengelolaan reksa dana juga relatif besar dengan rasio biaya 6,21 persen.

Penilaian Pasardana
Satu Tahun Medium
Tiga Tahun Sedang-Rendah
Lima Tahun Sedang-Rendah
Sepuluh Tahun Sedang
Berdasarkan penilaian Pasardana, perusahaan penasihat investasi, reksa dana ini mendapat nilai sempurna untuk periode investasi 1, 3, dan 5 tahun.

Data Pasardana menunjukkan return tahunan (annualized return) mencapai 23,79 persen, sedangkan rata-rata reksa dana sejenis yang diukur sebagai pembanding (Kategori) hanya 5,53 persen. Ini berarti bahwa reksa dana ini 18,26 persen lebih unggul dari rata-rata dana serupa.

Standar Deviasi 21.21%
Kategori 20,97%

  • / – Kategori 0.24%
    Dalam konteks investasi reksa dana, standar deviasi didefinisikan sebagai risiko total portofolio reksa dana yang terdiri dari risiko sistematis (risiko pasar) dan risiko yang berasal dari portofolio itu sendiri. Semakin besar nilai standar deviasi, menunjukkan bahwa kinerja reksa dana akan “deeviate” atau menyimpang lebih besar dari rata-rata, sehingga semakin besar risiko reksa dana.

Beta 1,097
Kategori 0,936

  • / – Kategori 0,161
    Dalam bahasa statistik, beta juga disebut koefisien regresi. Sedangkan untuk konteks investasi reksa dana, beta didefinisikan sebagai risiko sistematis (market risk) yang mencerminkan sensitivitas pergerakan IHSG terhadap pergerakan reksa dana. Semakin besar nilai beta, menunjukkan kinerja reksa dana akan semakin terpengaruh oleh pergerakan IHSG, sehingga semakin besar risiko reksa dana tersebut.

You May Also Like

About the Author: Yasep Novian

Leave a Reply

Your email address will not be published.